Eka Putra : Kita Butuh Dukungan Kaum Milenial untuk Wujudkan Tanah Datar Lebih Maju



Batusangkar (salingkaTD). Wujudkan Tanah Datar lebih maju dan lebih baik lagi, tentu dibutuhkan dukungan semua pihak, termasuk dukugan, saran, pemikiran dan sumbangsih generasi muda atau kaum milenial.

"Dengan bonus demografi dan Indonesia Emas di 2045 ke depan diharapkan generasi milenial saat ini akan menguasai pasar digital dan sudah melangkah untuk meraih peluang menghadapi 100 tahun Indonesia Merdeka dan persaingan pasar global," kata Bupati Eka Putra saat bersilaturrahmi dengan milenial Tanah Datar, Sabtu (24/04/2021) di Gedung Indo Jolito Batusangkar.

Dikutip dari tanahdatar.go.id, Hal ini disampaikan Eka Putra, jika saat ini di Tanah Datar sudah banyak generasi milenial Tanah Datar yang punya kreasi-kreasi untuk kemajuan Tanah Datar kedepan.


"Para milenial dan kreator yang menguasai teknologi dan sudah memiliki platform digital, mari saling bekerja sama membangun Tanah Datar, bantu promosi, kita tidak punya industri besar, ladang minyak, namun kita punya keindahan alam anugerah Tuhan yang bisa kita promosikan lewat internet," ujarnya.

Dari silaturrahmi milenial yang dihadirkan seperti Sumatera Valaunter, Awak Amak, Eko Madani Park, Masyarakat Relawan Indonesia, content creator, selegram, youtuber, rumah belajar, pemuda pelopor dan lainnya itu Bupati Eka berharap ada gambaran dan ide ide kreatif yang muncul.

Salah satu milenial yang bergerak di bidang sosial agro eduwisata bernama Tika ketika ditanya Bupati Eka tentang bonus demografi yang ada di fikirannya menghadapi 2045 mendatang, ada dua hal yang bisa terjadi, bisa jaya namun bisa juga sebaliknya hancur, tergantung menyikapi bonus demografi dan era digital itu sendiri.

Bupati menambahkan saat ini pemimpin harus merangkul milenial atau generasi muda yang akan dipersiapkan untuk menyonsong Indonesia Emas 2045 mendatang.


Husen dari Sumatera Valaunteer yang juga pemuda pelopor dan saat ini memproduksi sedotan bambu dan kaos bermotif ukiran minang sudah diproduksi dan sudah dipasarkan ke Belanda, namun akibat pandemi jadi terkendala.

Menyikapi Indonesia Emas dan pasar global menurut Husen harus ada regulasi dan peran pemerintah karena saat ini Husen sudah mencoba pemasaran ke luar negeri yang ada non pemerintah atau swasta.


Pada kesempatan yang sama Ny. Lise Eka Putra yang juga selaku Ketua Dekranasda Tanah Datar sangat bersyukur ternyata di Tanah Datar banyak kaum milenial yang memiliki potensi yang sangat bagus untuk dikembangkan.

"Generasi milenial hendaknya saling bekerjasama dan berbagi ilmu sehingga akan banyak lahir melenial yang produktif dan mampu menjawab tantangan pasar global kedepan," harapnya.(fjr)
Diberdayakan oleh Blogger.