Heboh Suara Dentuman Keras, Rumah Guru di Tanah Datar Ludes Terbakar, Kerugian Rp600 Juta

 




STD – Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah permanen di Jorong Lingkung Kawat, Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Sabtu (13/6/2026) dini hari.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.20 WIB tersebut menyisakan duka mendalam bagi pemilik rumah, Syahendri Fitri (47), yang berprofesi sebagai guru. Selain menghanguskan bangunan, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp600 juta.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, api muncul secara tiba-tiba setelah terdengar suara dentuman keras dari arah rumah korban. Syahendri mengaku ia dan keluarganya sedang tertidur lelap saat musibah itu terjadi.

"Kami sedang tidur, lalu dikagetkan oleh suara dentuman keras. Tidak lama kemudian api sudah membesar. Kami sangat sedih karena rumah yang kami tempati habis terbakar," ungkap Syahendri dengan nada pilu.

Ia pun meminta aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Kami berharap pihak berwajib dapat menyelidiki kejadian ini secara tuntas, apakah murni kecelakaan kebakaran atau ada unsur kesengajaan," tambahnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Datar, Suradi, membenarkan adanya laporan kebakaran di wilayah Tanjung Emas tersebut. Pihaknya segera mengerahkan tim begitu mendapat informasi dari warga.

"Benar, telah terjadi kebakaran di Jorong Lingkung Kawat. Kami menurunkan 18 personel pemadam kebakaran, dibantu dua personel kepolisian serta dua petugas PLN untuk proses pemadaman," jelasnya.

Meski petugas bergerak cepat, kobaran api yang terlanjur membesar membuat bangunan permanen tersebut tidak dapat diselamatkan. Kendati demikian, petugas berhasil melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman warga lainnya.

"Rumah tersebut memang hangus terbakar, namun api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi," tegasnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih menjadi teka-teki. Pihak kepolisian setempat telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sejauh ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait asal api maupun sumber suara dentuman yang didengar warga sebelum api membesar. Penyelidikan masih terus dilakukan dengan mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi di lapangan.

red-ril

Diberdayakan oleh Blogger.